Seorang industrial engineer dituntut untuk mengatur bagaimana manusia dan mesin bekerja sesuai dengan efisiensi dan tetap optimal. Di zaman yang serba modern ini pekerjaan manusia dimudahkan oleh mesin, bahkan harmpir 80% industri menggunakan mesin, sehingga efisiensi terhadap manusia dan waktu. Akibatnya pengangguran naik karena adanya pengurangan tenaga kerja. Kebutuhan yang kian banyak menyebabkan penuntutan terhadap upah tenaga kerja. Nilai tukar rupiah yang kian menurun menyebabkan investor asing memberikan upah kecil terhadap tenaga kerja. Namun disisi lain jika upah dinaikkan tanpa ada perkembangan tenaga kerja akan berefek pada pengurangan karyawan. Persaingan diindutri juga kian ketat, konsumen lebih selektif dalam memilih produk. Industri yang kalah saing akan merugi. Industri juga akan mengatur strategi agar produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pasar dan dengan modal minim. Dan sebagai seorang industrial engineer dituntut unutk mampu mengambil keputusan dari masalah tersebut sehingga tidak timbul masalah lain yang baru.
Masalah tersebut kian hari semakin rumit, sehingga di zaman ini tenaga kerja yang dibutuhkan harus yang benar-benar terseleksi, tidak heran jika penganagguran kian meningkat. Bahkan perguruan tinggi juga dibuat sebagai bisnis, bukan untuk menjadikan mahasiswa yang siap terjun di industri dann masyarakat. Selagi menjadi mahasiswa sebaiknya digunakan untuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa yang akan bersaing dengan ribuan lulusan lain.
Dosen: Seta A. Wicaksana, M.Psi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar